Lawang Kidul, Humas

corona atau covid 19 adalah jenis virus baru yang saat ini menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh duinia. Virus ini pertama kali berkembang di Wuhan, Cina. Kini virus ini telah menyebar sampai ke negara kita, yang kemudian membuat pemerintah melakukan lockdown kepada seluruh warga negara Indonesia. keputusan lockdown ini juga berimbas kepada dunia pendidikan. menghentikan semua proses Kegiatan Belajar Mengajar dilingkung madrasah beralih ke prose KBM dirumah. Namun wali kelas yang menjadi guru pembina pada setiap tingkatan kelas tetap memantau anak binaan mereka belajar dirumah.

Wali kelas adalah guru pembimbing yang diberikan sebagai tugas tambahan bagi seorang guru. Pengalihan sistem KBM dimadrasah ke sistem KBM dirumah atau dikenal dengan istilah E-Learning menuntut wali kelas juga menggunakan kemajuan teknologi canggih dalam memantau perkembangan siswa/i binaan mereka. di MTs N 2 Muara Enim pembelajaran dirumah dimulai sejak tanggal 19 maret sampai dengan 1 april selama kurang lebih 14 hari. Seharusnya siswa/i MTsN 2 Muara Enim semesti nya akan mengikuti Ujian Tengah Semester Genap. UTS ini seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 23 – 28 Maret 2020. Meski perubahan ini terjadi wali kelas tetap melaksanakan tugas pokok mereka memantau anak-anak binaan mereka melalui komunikasi handphone yaitu Whatsapp.  Mereka melakukan pengawasan ini agar memastikan bahwa seluruh siswa/i MTs N 2 Muara Enim tetap melakukan tugas wajib mereka yakni belajar.

Salah seorang wali kelas yang juga merupakan guru Bimbingan dan Konseling Ibu Septi Irianti, S.Pd memantau kegiatan siswa/i nya. Septi meminta orang tua siswa tetap bekerjasama dengan guru jika ada kesulitan dalam prose belajar dirumah. Dia berharap dengan adanya komunikasi antar guru,orang tua dan siswa/i dapat menjaga harmonisasi pembelajran siswa/i. Dan berharap keadaan kembali normal dengan cepat agar siswa/i dapat melaksanakan rutintas mereka dengan normal, amiin. (RL)