Lawang Kidul, Inmas

Diera mileneal sekarang ini banyak sekali kemajuan yang kita rasakan baik dibidang pengetahuan maupun tekhnologi. Segala sesuatu dapat dengan mudah kita peroleh. Berita yang terjadi dibelahan bumi manapun dapat dengan mudah kita baca dan akses melalui tehknologi. Namun terkadang kita lupa akan makna kata Pahlawan. Kita seakan lupa dengan perjuangan mereka. Untuk itu setiap Guru MTs N 2 Muara Enim senantiasa selalu menanamkan cinta tanah sebagai wujud rasa menghargai pahlawan.

Kemajuan zaman banyak sekali membawa dampak baik positif maupun negatif bagi seluruh penduduk bangsa indonesia, terutama generasi muda. Kemajuan tehnologi memberikan begitu banyak kemudahan bagi mereka, menawar kan begitu banyak ragam jenis kemajuan tekhnologi yang dalam sekejap mereka dapatkan dengan hanya mengusap layar gagdet atau handphone. Namun terkadang kita lupa bahwa apa yang dapat mereka nikmati itu semua adalah berkat jasa dan perjuangan para pahlawan yang tanpa pamrih merebut kemerdekaan. Kita lupa bahwa ada ratusan ribu jiwa atau bahkan jutaan jiwa yang gugur dalam perjuangan. Untuk itu tugas guru MTs N 2 Muara Enin berat tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan yang mereka punya tetapi mereka juga harus kembali menanamkan rasa cinta tanah air agar siswa/i madrasah senantiasa mengingat perjuangan para pahlawan dan berusaha menjadi penerus yang cinta tanah air.

Salah seorang guru MTs N 2 Muara Enim Ibu Bekti Rahayu saat ditemui usai menjadi juri majalah dinding peringatan bulan bahasa mengatakan,” Saya selalu memberikan motivasi kepada siswa/i madrasah agar selalu bersyukur dan memahami bagai kebebasan dan kemudahan yang mereka peroleh ini bukan lah hal yang tersedia langsung tetapi kemudahan ini didapat dengan tetesan darah para pahlawan bangsa ini”. Untuk itu kalian sebagai generasi penerus bangsa harus senantiasa mengingat perjuangan dan jasa para pahlawan yabg gugur dalam merebut kemerdekan dengan cara menjadi penerus yang selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.