Lawang Kidul, Humas

Perubahan kurrikulum yang terjadi pada tahun 2020 yang disebabkan oleh Pandemi Covid 19 membawa dampak pada pelaksanaan Ujian Nasional(UN). UN yang semestinya dilaksanakan menjadi ditiadakan pada tahun 2020. Perubahan yang terjadi ini membuat pemerintah harus meneukan cara baru agar pelaksanaan UN tahun pelajaran 2020/2021 dapat dilaksanakan kembali. Untuk itu pemerintah meembuat simulasi Ujian Berbasis Komputer Daring (UBKD) bagi para Proktor dengan menggunkan EXambrowser dan CBT Sync tepat waktu.

Perubahan yang terjadi akibat Pandemi ini tidak hanya mempengaruhi Ekonomi tetapi juga Pendidikan. Pelaksanaan UN yang semestinya selalu menjadi agenda pada setiap lembaga pendidikan menjadi ditiadakan. Diganti dengan Ujian Akhir Semester dan nilai keseharian siswa yang dipakai untuk menetukan nilai kelulusan siswa/I pada sebuah Madrasah maupun sekolah. Bagi MTs Negeri 2 Muara Enim yang berada dibawah naungan Kementerian Agama selain Ujian Akhie Semester ditambah dengan Ujian Akhir Madrsah berstandard Nasional (UAMBNBK). Namun untuk pelaksanaan UN tahun Depan Kemeneterian Agama bekerjasama dengan Kemneterian Pendidikan mengadakan Simulasi UBKD mengadakan simulasi. Hal ini bertujuan untuk melaksanakan uji coba UN tahun 2021 berbasis computer dalam jaringan dengan menggunakan Exambrowser dan CBT Sync. Bapak Royen Suhendra sebagai Salah satu Proktor di MTs Negeri 2 Muara Enim mengikuti simulasi ini tepat waktu.

Menurut Royen pengadaan simulasi ini sangat berguna bagi para proktor agar jika ada perubahan aplikasi pelaksanaan UN tahun 2021, kami sudah dapat mengikutinya. Karena dimasa Pandemi yang masih berlangsung saat ini, kita masih menggunakan aplikasi system Daring. Semoga dengan adanya simulasi ini maka MTs Negeri 2 Muara Enim dapat melaksanakan UN tahun 2021 dengan tepat waktu sesuai dengan ketentuan. (Tim Jurnalis)